UMKM di Jabar Kian Mengkhawatirkan Diterjang Badai Covid-19

- 30 Juli 2020, 06:29 WIB
Ilustrasi : seseorang mengenakan masker mencegah penularan Covid-19 pixabay/Tumisu /

LINGKAR MADIUN-Dampak Covid-19  sangat di rasakan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Barat. Meski begitu, pelaku UMKM harus tetap bertahan.

Tim Gugus Tugas Kewirausahaan Provinsi Jawa Barat, Fardi N menuturkan sektor yang terdampak cukup parah di Jawa Barat adalah UMKM

Data Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Jawa Barat, sekitar 37.200 UKM terdampak langsung Covid-19, 40% di antaranya terpaksa gulung tikar. 

Pemerintah diharapkan cepat tanggap melihat permasalahan ini dengan memberikan solusi kredit murah bagi pelaku UMKM untuk menyelamatkan keterpurukan ekonomi masyarakat di Jawa Barat akibat pandemi covid-19.

"Krisis Ekonomi tahun 1997 dan 2008 terselamatkan oleh sektor UMKM. Kondisi ini berbeda dirasakan ketika masa Covid-19, UMKMmenjadi sektor terparah yang terdampak." ujar Fardi (Perwakilan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat), dikutip dari pikiranrakyat.com pada Jumat, 24 Juli 2020. 

"UMKM berkontribusi sekitar 97% penyerapan tenaga kerja di Indonesia, artinya apabila UMKMterdampak langsung, maka daya beli masyarakat skala nasional maupun regional Jawa Barat berpotensi menurun," tambahnya.

"Pemerintah harus secara maksimal mengikhtiarkan UMKM supaya bertahan dan tetap tumbuh dalam kondisi Covid-19, terkhusus dalam upaya pemulihan sektor ekonomi Jawa Barat."

Ferdi menuturkan, upaya yang harus dilakukan pemerintah yakni menjaga modal kerja UMKMagar dapat tersalurkan, sehingga UMKM bisa menjalankan operasionalnya. 

Selain modal, pemerintah juga harus menunjukan langkah konkret terhadap permintaan produk UMKM

Ketua Umum Badan pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Barat, Surya Batara kartika menuturkan, penawaran dan permintaan harus dijaga sebagai upaya pemulihan ekonomi di Jawa Barat

Halaman:

Editor: Dwiyan Setya Nugraha

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X