Mbappe Terang-terangan Kritik Christophe Galtier, PSG Tegaskan Tak Akan Menghukumnya

11 Oktober 2022, 12:10 WIB
Masih Belum Puas ! Bos PSG Christophe Galtier Incar Pemain Inter Milan Skriniar dan Fabian Ruiz dari Napoli /

LingkarMadiun.com - Pergerakan media sosial Kylian Mbappe selama akhir pekan dikatakan secara terbuka mengkritik taktik pelati Christophe Galtier.

Media Prancis mengungkapkan bahwa Paris Saint-Germain tidak akan memberikan hukuman apapun kepada Mbappe, setelah sang pemain memposting tulisan "Pivot Gang" dengan fotonya di halaman pribadinya.

L'Equipe percaya bahwa pemain berusia 23 tahun itu menggunakan kata "Pivot Gang" untuk mengungkapkan ketidakpuasannya karena harus bermain di peran sentral PSG.

Dalam sepak bola atau futsal, "pivot" adalah istilah yang sering digunakan untuk menyebut pemain yang bermain paling depan di depan. Tim media Mbappe menolak menjawab saat ditanya media Prancis soal pesan di atas.

Baca Juga: Link Download MP3 Lagu Malu Malu dari V1RST Girl Grup Baru Lagi Viral di TikTok dan Banyak Dicari

Le Parisien menegaskan Mbappe tidak puas ketika pelatih Galtier tidak membiarkannya bermain di sayap sejak awal musim, peran yang dijanjikan pimpinan PSG kepada pemain sebelum menandatangani kontrak baru pada Mei.

Bulan lalu, striker kelahiran 1998 juga Menandatangani kontrak baru pada Mei lalu, mengaku tak harus bermain sebagai striker di Prancis membuatnya semakin betah di PSG.

"Saya punya lebih banyak kebebasan di sini (di timnas). Pelatih (Deschamps) tahu bahwa tim memiliki nomor 9 seperti Olivier (Giroud), dan saya bisa bermain-main, meminta bola," kata Mbappe.

"Di PSG tidak ada seperti itu. Saya diminta bermain sebagai penyerang tengah (poros), semuanya sangat berbeda," katanya.

Baca Juga: Barcelona Masih Inginkan Diogo Dalot, Manchester United Jaga Ketat Sang Pemain

Mbappe mengalami hari yang mengecewakan di babak 10 Ligue 1 akhir pekan lalu, ketika PSG ditahan imbang 0-0 oleh Reims.

Dalam konferensi pers pasca-pertandingan, pelatih Galtier bahkan menyebut striker Prancis itu bukan siapa-siapa tanpa jasa Lionel Messi dan Neymar.

Sejak musim lalu, Mbappe sudah sempat bermain di peran sentral di bawah asuhan pelatih Mauricio Pochettino dan tidak terlalu banyak meninggalkan kesan. Di awal musim tahun ini, ujung tombak berusia 23 tahun itu terus ditata untuk bermain paling tinggi di lini serang tim ibu kota Prancis.***

 

 

Editor: Khoirul Ma’ruf

Sumber: Zing News

Tags

Terkini

Terpopuler