Jadilah Pelopor Kebaikan! Mari Lindungi Anak dari Pelecehan Seksual yang Marak di Media Sosial

- 20 Juli 2022, 20:05 WIB
Ilustrasi pelecehan anak. Mari lindungi anak dari predator seks di media sosial.
Ilustrasi pelecehan anak. Mari lindungi anak dari predator seks di media sosial. /Pikiran Rakyat/

LingkarMadiun.com – Kasus pelecehan seksual marak terjadi, tidak hanya di dunia nyata, dunia maya pun ikut terjaring karena pemanfaatan teknologi.

Mirisnya yang menjadi korban adalah anak-anak, mereka dipaksa dan dilecehkan oleh para predator-predator seksual.

Dilansir LingkarMadiun.com dari Instagram @kemensosri berdasarkan laporan NCMEC (National Center for Missing and Exploited Children) pada April 2020 mencatat ada 4,2 Juta konten ekspoitasi seksual anak yang didistribusikan atau diakses.

Baca Juga: Jendela Transfer: Jonathan Clauss Memilih Marseille Ketimbang Manchester United yang Pertama Meminangnya

Sangat penting sekali bagi orang tua terutama untuk mengenalkan anak mengenai batasan dalam berinteraksi di dunia maya, khususnya yang berpotensi pada eksploitasi.

Simak cara untuk mencegah anak terhindar dari eksploitasi seksual online sebagai berikut. Yang pertama ada 5 bentuk eksploitasi anak secara online.

  1. Materi yang menampilkan kekerasa seksual atau eksploitasi seksual terhadap anak.
  2. Bujuk rayu pada anak secara online untuk tujuan seksual.
  3. Sexting atau obrolan chat untuk pemuasan seksual.
  4. Sextortion atau pemerasan seksual.
  5. Siaran langsung kekerasan seksual anak.

Baca Juga: Bursa Transfer: Antonio Conte Bungkam Soal Gosip Jesse Linggard Akan Bergabung dengan Tottenham Hotspur

Kemudian cara mencegahnya sebagai berikut, simak dan tancapkan pada otak untuk dipelajari.

  1. Membangun komunikasi yang sehat dengan anak
  2. Mendengarkan cerita anak meski terkadang membosankan bagi orang tua
  3. Saat anak menceritakan pengalamannya berinteraksi secara online dengan orang asing, ajak diskusi anak untuk menghindari jadi korban
  4. Ajari anak untuk menjaga dan melindungi tubuh
  5. Ajari anak untuk menolak ajakan bertemu orang yang baru dikenal
  6. Ajari anak untuk berkata tidak pada orang asing yang meminta mempertunjukkan bagian tubuh.***

Editor: Ninda Fatriani Santyra


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x