Simak 5 Penyakit Kulit pada Kaki yang Seringkali Disepelekan Banyak Orang

7 Agustus 2021, 09:15 WIB
Ilustrasi kaki. Dalam menjaga kesehatan kulit, salah satunya kulit di kaki yang perlu diketahui oleh kalian. /Galang Garda S/Pixabay

LINGKAR MADIUN- Perlu diketahui oleh kalian, dalam beraktivitas terkadang orang itu lupa dengan kesehatan. Bahkan dalam hal penyakit acuh, dan endingnya kalo sudah parah baru ke Dokter.

Dalam menjaga kesehatan kulit, salah satunya kulit di kaki yang perlu diketahui oleh kalian. Karena kaki biasnya ada beberapa penyakit kulit yang paling umum terjadi.

Jenis-jenis penyakit itu antara lain :
1. Athlete’s foot
Athlete’s foot atau kutu air adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur.

Baca Juga: Penelitian Telah Uji! Mengonsumsi Sayuran Ini Memiliki Efek Antikanker dan Terhindar dari Penyakit Mematikan

Baca Juga: Simak! Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun

Penyakit ini biasanya dialami oleh mereka yang sering menghabiskan waktu di lingkungan yang basah dan lembap, seperti perenang, atau yang gemar melakukan sauna.

Keluhan yang dapat muncul akibat penyakit kutu air adalah ruam merah di telapak kaki, kulit pecah-pecah, dan melepuh.

2. Scabies
Scabies atau kudis adalah penyakit kulit di kaki yang disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabies. Rasa gatal dapat muncul di area tempat kutu bersembunyi dan semakin terasa gatal saat malam hari.

Baca Juga: Penelitian Telah Uji! Mengonsumsi Sayuran Ini Memiliki Efek Antikanker dan Terhindar dari Penyakit Mematikan

Baca Juga: Simak! Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun

Scabies dapat menular dengan cepat melalui kontak fisik, sehingga perlu segera diobati.

Penyakit ini umumnya ditangani menggunakan krim atau salep, seperti permethrin, untuk membunuh kutu dan telur-telurnya.

3. Eksim dishidrotik
Eksim dishidrotik atau pompholyx adalah penyakit kulit yang umumnya terjadi di telapak kaki dan jari kaki.

Baca Juga: Penelitian Telah Uji! Mengonsumsi Sayuran Ini Memiliki Efek Antikanker dan Terhindar dari Penyakit Mematikan

Baca Juga: Simak! Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun

Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diduga dapat menyebabkan eksim dishidrotik, yaitu paparan logam tertentu, reaksi alergi, dan kaki yang sering lembap.

Gejala yang ditimbulkan penyakit ini adalah munculnya ruam berair di kaki yang terasa gatal atau panas, kemudian mengering dan bersisik hingga menyebabkan kulit pecah-pecah.

Perawatan untuk eksim dishidrotik dapat dilakukan menggunakan kompres dingin dan mengoleskan pelembap.

Baca Juga: Penelitian Telah Uji! Mengonsumsi Sayuran Ini Memiliki Efek Antikanker dan Terhindar dari Penyakit Mematikan

Baca Juga: Simak! Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun

4. Blister
Ketika Anda berjalan terlalu lama, memakai sepatu yang kekecilan, atau kaki terasa lembap dan berkeringat, dapat memicu munculnya kantong berisi cairan di kaki. Kondisi ini disebut juga dengan blister.

Blister bukanlah penyakit kulit di kaki yang serius dan dapat ditangani secara mandiri di rumah. Lepuhan yang terbentuk di kaki dapat mengecil dengan sendirinya.

Untuk menghindari rasa nyeri yang muncul akibat gesekan, Anda dapat menggunakan plester.

Baca Juga: Penelitian Telah Uji! Mengonsumsi Sayuran Ini Memiliki Efek Antikanker dan Terhindar dari Penyakit Mematikan

Baca Juga: Simak! Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun

Jika lepuhan sudah pecah, gunakan salep antibiotik dan menutupnya dengan perban untuk mencegah infeksi.

5. Mata ikan
Mata ikan adalah kondisi menebalnya kulit akibat gesekan atau tekanan berulang di kaki.

Penyakit ini juga dapat terjadi akibat mengenakan sepatu yang terlalu sempit.

Mata ikan umumnya bersifat ringan dan ditandai dengan munculnya benjolan keras atau lunak pada kulit yang terasa sakit saat ditekan.

Baca Juga: Penelitian Telah Uji! Mengonsumsi Sayuran Ini Memiliki Efek Antikanker dan Terhindar dari Penyakit Mematikan

Baca Juga: Simak! Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun

Jika tidak menimbulkan gejala dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, mata ikan dapat sembuh tanpa pengobatan.

Penanganan terhadap kelima penyakit kaki di kulit tersebut tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Misalnya, penyakit kulit di kaki yang disebabkan oleh alergi logam tertentu atau cuaca, dapat ditangani dengan menghindari faktor pemicunya.

Sementara itu, penyakit kulit di kaki akibat infeksi jamur, dapat diobati dengan salep antijamur. Anda juga dapat membantu proses penyembuhan dengan rutin mencuci kaki menggunakan sabun tanpa pewangi dan hindari menggaruk bagian kaki yang sakit.***

Editor: Khoirul Ma’ruf

Sumber: Healthline

Tags

Terkini

Terpopuler