Pemerintah Larang ASN Pergi ke Luar Kota saat Libur Panjang Isra Miraj hingga Nyepi, Begini Penjelasannya

- 8 Maret 2021, 20:36 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Tjahjo Kumolo. /Dok. Setkab.go.id

Baca Juga: Nadiem: Formasi CPNS Guru Tetap Ada, Honorer dan Lulusan PPG Boleh Daftar PPPK

Keputusan tersebut dibuat sebagai upaya untuk mencegah penularan COVID-19 dalam perjalanan atau saat berada dalam kerumunan.

“Dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat dikarenakan perjalanan orang, perlu dilakukan pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah bagi ASN selama Hari Isra Miraj dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 dalam masa pandemi Covid-19,” bunyi dari SE itu.

Baca Juga: Billboard Nobatkan BTS sebagai ‘The Greatest Pop Star of 2020’, Menyusul Madonna dan Michael Jackson

Baca Juga: Mbah Mijan Prediksi Terik Matahari Hingga Mei 2021 Pertanda Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir, Benarkah?

Namun, ASN diberikan izin untuk pergi ke luar daerah apabila mendapat surat tugas dari pejabat pimpinan tinggi pratama atau kepala kantor satuan kerja untuk melaksanakan tugas dinas.

Baca Juga: Seleksi CPNS 2021 Tanpa Fomasi Guru? Begini Alasan Lengkapnya

Baca Juga: Billboard Nobatkan BTS sebagai ‘The Greatest Pop Star of 2020’, Menyusul Madonna dan Michael Jackson

Baca Juga: Mbah Mijan Prediksi Terik Matahari Hingga Mei 2021 Pertanda Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir, Benarkah?

Begitu pula bagi ASN yang terpaksa pergi ke luar daerah untuk urusan yang bersifat mendesak, maka ASN tersebut diizinkan asalkan mempunyai surat izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian di instansi tempatnya bekerja.

Halaman:

Editor: Dwiyan Setya Nugraha

Sumber: ANTARA Jawa Timur


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x