'Story Of Kale' Rilis di Bioskop Online Hanya Rp10 Ribu, Bagaimana Cerita Selengkapnya?

24 Oktober 2020, 11:42 WIB
Story of Kale /NKCTHI

LINGKAR MADIUN- "Story Of Kale" menjadi salah satu film anak bangsa yang mampu survive di masa pandemi kali ini. Film garapan Angga Dwimas Sasongko ini sukses mengaduk-aduk hati para penontonnya setelah film Nanti Kita Cerita Hari ini yang rilis sebelumnya.

Film yang menceritakan Kale sang tokoh utama ini sudah Rilis pada 23 Oktober 2020 dan menuai komentar positif para penggemarnya. Adu akting antara Ardhito Pramono sebagai Kale dan Aurelie Moeremans sebagai Dinda memang sangat memukau dengan cerita yang sangat menguras emosi penonton.

Film ini menceritakan tentang Kale yang diperankan oleh Ardhito Pramono sebelum kisah cintanya dengan Awan yang diperankan oleh Rachel Amanda di film sebelumnya yaitu Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.

Baca Juga: Presenter BMKG Diduga Alami Pelecehan Seksual Verbal, BMKG Akan Tempuh Langkah Hukum

Baca Juga: Terungkap 8 Tersangka Ditetapkan Dalam Kasus Kebakaran di Kejaksaan Agung

Kisah ini menceritakan tentang Kale yang merupakan seorang seniman musik dan jatuh cinta dengan Dinda karena sama-sama memiliki ketertarikan terhadap dunia musik. Namun Dinda masih belum bisa lepas dengan hubungannya yang toxic dengan sang mantan.

Kale membantu sekuat tenaga hingga akhirnya lambat laun ia beranikan diri untuk menyatakan cinta kepada Dinda. Dinda pun juga setuju untuk menjalin hibungan pacaran dengan Kale.

Waktu terus berlalu, yang namanya hubungan memang sering kali tertimpa badai tak terkecuali hubungan mereka. Mereka berdua terlibat konflik kecil yang pada akhirnya membuat Kale dan Dinda saling beradu Argumen.

Baca Juga: Imbas Pandemi, APBN RI Defisit Hingga Rp682,1 Triliun

Baca Juga: Imbas Pandemi, Matahari Kian Merugi Hingga Tutup 7 Gerai

Pada film ini akhirnya Dinda inginkan untuk putus, namun Ardhito tetap meyakinkan untuk membahagiakannya. Dinda tetap ingin putus, Kale pun akhirnya menuduh jika Dinda masih belum bisa move on dengan mantannya.

Untuk kisah selengkapnya bisa Anda lihat di Bioskop Online yang harganya hanya Rp10 rupiah saja.

Film ini juga menjadi kebanggan sendiri bagi Angga Dwimas dan kawan-kawan sebab film ini berhasil selesai dan tayang menghibur para penonton Indonesia walaupun sedang pandemi. Ia juga mengatakan bahwa momen ini akan ia ingat karena proses syuting di masa pandemi bukanlah hal yang mudah.

Baca Juga: Bitcoin Dilarang di Indonesia, Kenapa ya? Simak Ulasan Berikut Ini

Baca Juga: Akhirnya Pelaku Pembunuhan Sadis Saudara Jokowi Terungkap

"SOK kami tulis dan kami produksi di masa pandemi berlangsung. Kami belajar banyak. Menulis cerita dengan kemungkinan produksi yang terbatas adalah tantangan kreatif tersendiri. Memproduksinya dengan mempertimbangkan banyak risiko kesehatan, tentu bukan barang sederhana buat filmmaker. Tapi kami berhasil mencapai titik ini" ungkapnya melalui catatan sutradara di Bioskop Online.

Selain Story of Kale, film Indonesia yang kabarnya sudah selesai digarap adalah Yowesben 3 garapan Bayu Skak yang juga melalui proses syuting cukup melelahkan dan menantang karena dilakukan di masa Pandemi. Yowesben 3 sempat menghentikan proses syuting karena PSBB.***

Editor: Dwiyan Setya Nugraha

Sumber: Bioskop Online

Tags

Terkini

Terpopuler