Arief Budiman Diberhentikan dari Jabatan Ketua KPU RI, Ternyata Ini Penyebabnya

- 13 Januari 2021, 21:54 WIB
DKPP mengambil keputusan memecat Ketua KPU RI Arief Budiman /Instagram/@kpu_ri

Lingkar MadiunArief Budiman resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada hari ini, Rabu, 13 Januari 2021.

Kabar ini sesuai dengan salinan putusan yang telah dibubuhi tanda tangan oleh Ketua DKPP Prof. Dr. Muhammad, S.IP, M.Si.

Baca Juga: Eri – Armuji ditetapkan KPU sebagai Pemenang Pilkada Kota Surabaya 2020

Baca Juga: Link Quick Count Pilkada 2020 Jawa Timur Versi KPU, Cek Semua Hasilnya di Sini

Dalam salinan putusan tersebut, disebutkan bahwa pemberhentian Arief dari posisinya sebagai Ketua KPU ini berlaku sejak pembacaan putusan ini.

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia kepada teradu Arief Budiman selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia sejak putusan ini dibacakan," seperti tertulis dalam salinan putusan.

Kemudian, DKPP memberikan instruksi agar KPU RI bisa menjalankan putusan tersebut maksimal 7 hari sejak putusan dibacakan.

Selain itu, DKPP menugasi Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) agar melakukan pengawasan terhadap jalannya putusan itu.

Menurut putusan yang dibuat DKPP, Arief telah terbukti melakukan sejumlah pelanggaran terkait kewenangannya sebagai Ketua KPU. Berikut daftar pelanggaran yang dimaksud DKPP.

Halaman:

Editor: Rendi Mahendra

Sumber: ANTARA Megapolitan


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X