Jangan Skip Konsumsi Bumbu Dapur Ini, Bebas Kanker, Diabetes, dan Risiko Rendah Penyakit Jantung

- 10 November 2021, 12:55 WIB
Ilustrasi bawang merah dan putih. Jangan Skip Konsumsi Bumbu Dapur Ini, Bebas Kanker, Diabetes, dan Risiko Rendah Penyakit Jantung.
Ilustrasi bawang merah dan putih. Jangan Skip Konsumsi Bumbu Dapur Ini, Bebas Kanker, Diabetes, dan Risiko Rendah Penyakit Jantung. /Pixabay/Shutterbug75

LINGKAR MADIUN - Pada kesempatan kali ini, ada informasi menarik mengenai manfaat dari bawang.

Bawang padat nutrisi, artinya rendah kalori tetapi tinggi vitamin dan mineral.

Satu bawang bombay ukuran sedang hanya memiliki 44 kalori tetapi memberikan banyak vitamin, mineral, dan serat.

Sayuran ini sangat tinggi vitamin C, nutrisi yang terlibat dalam mengatur kesehatan kekebalan tubuh, produksi kolagen, perbaikan jaringan dan penyerapan zat besi.

Baca Juga: Jika Anda Tidur Selama Ini Tanpa Disadari Meningkatkan Risiko Diabetes Hampir 60 Persen Hingga Penyakit Kronis

Baca Juga: Mengejutkan! Biji Buah Ini, Berjuta Khasiat, Penglihatan Terang, Tubuh Bebas Penyakit di Usia Lansia

Vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan kuat dalam tubuh Anda, melindungi sel-sel Anda dari kerusakan yang disebabkan oleh molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas.

Bawang juga kaya akan vitamin B, termasuk folat (B9) dan piridoksin (B6) yang merupakan kunci metabolisme tubuh, produksi sel darah merah dan fungsi saraf.

Selain itu, bawang adalah sumber potasium yang baik, mineral yang kurang dimiliki banyak orang.

Bawang sarat dengan antioksidan.

Antioksidan adalah senyawa yang menghambat oksidasi, suatu proses yang menyebabkan kerusakan sel dan berkontribusi terhadap penyakit seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Baca Juga: Jika Anda Tidur Selama Ini Tanpa Disadari Meningkatkan Risiko Diabetes Hampir 60 Persen Hingga Penyakit Kronis

Baca Juga: Mengejutkan! Biji Buah Ini, Berjuta Khasiat, Penglihatan Terang, Tubuh Bebas Penyakit di Usia Lansia

Bawang bombay merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Faktanya, mereka mengandung lebih dari 25 jenis antioksidan flavonoid yang berbeda.

Bawang merah, khususnya, mengandung anthocyanin pigmen tumbuhan khusus dalam keluarga flavonoid yang memberi warna dalam pada bawang merah.

Beberapa studi populasi telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak makanan kaya antosianin memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Sebagai contoh, sebuah penelitian pada 43.880 pria menunjukkan bahwa kebiasaan asupan antosianin sebanyak 613 mg per hari berkorelasi dengan risiko serangan jantung nonfatal 14% lebih rendah.

Baca Juga: Jika Anda Tidur Selama Ini Tanpa Disadari Meningkatkan Risiko Diabetes Hampir 60 Persen Hingga Penyakit Kronis

Baca Juga: Mengejutkan! Biji Buah Ini, Berjuta Khasiat, Penglihatan Terang, Tubuh Bebas Penyakit di Usia Lansia

Demikian pula, sebuah penelitian pada 93.600 wanita mengamati bahwa mereka yang memiliki asupan makanan kaya antosianin tertinggi 32% lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami serangan jantung.

Selain itu, anthocyanin telah ditemukan untuk melindungi terhadap jenis kanker dan diabetes tertentu.

Setelah membaca informasi di atas, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang kesehatan.***

Editor: Khoirul Ma’ruf

Sumber: Healthline


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah