Pemkot Madiun Salurkan Bantuan 35 Ton Beras dari Kemensos Bagi Warga Terkena Imbas PPKM Level 4

- 7 Agustus 2021, 21:28 WIB
Pemkot Madiun Salurkan Bantuan 35 Ton Beras dari Kemensos Bagi Warga Terkena Imbas PPKM Level 4
Pemkot Madiun Salurkan Bantuan 35 Ton Beras dari Kemensos Bagi Warga Terkena Imbas PPKM Level 4 /ANTARA

LINGKAR MADIUN – Untuk membantu warga yang terdampak COVID-19, Pemerintah Kota Madiun menyalurkan bantuan berupa 35 ton beras selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan bahwa Pemkot Madiun sudah menyalurkan sebanyak 139 ton saat PPKM Darurat. Kemudian, Pemkot Madiun menerima lagi 35 ton beras dari Kemensos untuk disalurkan.

Menurut laporan Antara yang dikutip oleh Lingkarmadiun.pikiran-rakyat.com, 35 ton beras itu merupakan bantuan dari Kemensos yang tiba pada Jumat, 6 Agustus kemarin dan akan langsung disalurkan ke warga.

Baca Juga: Simak! Begini Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun

“Bantuan beras ini akan disalurkan ke warga di luar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Terpadu (BST),“ ujar Maidi.

Maidi menyatakan bahwa beras tersebut akan disalurkan kepada 3.573 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di luar pesera PKH dan BST.

“Kami upayakan penyaluran sebanyak 35 ton beras PPKM tahap kedua dapat selesai hari ini (Jumat). Beras akan dikirim ke tiap-tiap kantor kelurahan sesuai jumlah penerima. Setiap penerima akan mendapatkan 10 kilogram beras,“ ujar Maidi.

Menurut Maidi, karena bantuan beras itu datang dari Pemerintah Pusat, maka untuk sasaran penerima sudah diputuskan dan tercatat.

Baca Juga: Datang Ke Kota Gadis, Ini Rekomendasi 4 Wisata Air Terjunnya

“Kami tinggal menyalurkan, karena sudah ada daftarnya (penerima bantuan beras). Bagi yang belum dapat, tidak usah khawatir, karena masih banyak program bantuan lainnya,“ ujar Maidi.

Maidi menjamin beras yang akan disalurkan tersebut berada dalam kondisi yang baik. Pemkot Madiun telah meminta Bulog untuk menyiapkan beras medium yang terbaru dan dilakukan pemeriksaan sebelum pengiriman.

Maidi menyarankan kepada warga Madiun yang membutuhkan dan belum mendapat bantuan, untuk melapor ke ketua RT masing-masing agar bisa diteruskan ke kelurahan.

Pemkot Madiun masih memiliki banyak bentuk bantuan yang akan disalurkan ke warga, di antaranya adalah bantuan dari Pemkot sendiri, donasi masyarakat, dan CSR perusahaan yang semuanya ditampung di posko logistik 24 jam.

Baca Juga: Alhamdulillah, Kota Madiun Turun Status ke Zona Oranye, Walikota Tidak Ingin Gegabah

Maidi berharap bahwa tidak ada kecurangan dan penyalahgunaan apapun selama penyaluran bantuan beras dan bantuan sosial apapun untuk warga.

“Bantuan harus digunakan sebagaimana mestinya. Harapannya, masyarakat bisa tenang dan nyaman di masa pandemi. Kalau sampai dijual (berasnya oleh oknum tak bertanggung jawab), akan saya tindak secara hukum,“ pungkas Maidi.***

Editor: Yoga Adi Surya

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah