Pembentukan Holding Mengakselerasi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia

- 2 Maret 2021, 11:40 WIB
Pembentukan Holding Mengakselerasi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia/Pixabay
Pembentukan Holding Mengakselerasi Pengembangan Panas Bumi di Indonesia/Pixabay /

Baca Juga: Mengkonsumsi Ikan Lele Secara Rutin Ternyata Bisa Berdampak Besar Bagi Tubuh, Simak Penjelasannya Disini

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kapasitas terpasang pembangkit listrik panas bumi sampai dengan 2020 baru mencapai 2.130,7 megawatt (MW).

Kapasitas tersebut jauh di bawah potensinya yang mencapai 23,9 gigawatt (GW).

Dalam konteks energi terbarukan, kementerian yang membawahi bidang energi itu mematok target kapasitas terpasang pembangkit energi terbarukan.

Baca Juga: Revolusi Industri 4.0 Menjadi Peluang dan Tantangan Besar bagi Bangsa Indonesia

Baca Juga: 2 Amalan untuk Mendidik Agar Anak Menjadi Pribadi yang Cerdas dan Pintar, Selengkapnya Disini

Mencapai 11.373 MW dengan porsi bauran sebesar 14,5% pada tahun ini.

Tambahan kapasitas terpasang pembangkit listrik energi baru terbarukan pada 2020 tersebut berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebesar 557,93 MW.

Disusul PLTH 196 MW, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 138,8 MW, dan PLT biomassa 13 MW.***

Halaman:

Editor: Khoirul Ma’ruf

Sumber: Instagram @indonesiago.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x